Poligami untuk Siapa? (BAGIAN 1)

Perbincangan soal poligami kembali muncul di permukaan setelah bergulirnya wacana pelegalan poligami oleh Pemerintah Aceh dan Dewan Perwakilan Rakyat Aceh (DPRA). Isu mengenai poligami memang tak pernah lepas dari polemik dan pro kontra. Komisi Nasional Anti Kekerasan terhadap Perempuan (Komnas Perempuan) mengatakan praktik poligami merupakan tindakan kekerasan terhadap perempuan. Sementara itu, Aktivis Lembaga Bantuan Hukum Asosiasi Perempuan Indonesia untuk Keadilan (LBH APIK), Ratna Batara Munti, menyatakan poligami merupakan akar permasalahan diskriminasi terhadap perempuan. Namun tidak sedikit juga yang mengampanyekan poligami atas nama agama. Jadi, sebenarnya siapa yang diuntungkan dari wacana poligami?

Komentar