Calon Menteri Muda Jokowi

Saya tuh paling suka dengar kasak kusuk dari dalam istana.

Apalagi menjelang perombakan kabinet kerja Jokowi, isu-isu makin beredar kencang. Lobi lobi digerakkan. Bahkan muncul hoaks hoaks yang isinya daftar Menteri yang sudah ditetapkan.

Banyak yang sedang promosi kalau dia layak jadi Menteri. Terutama di barisan partai koalisi dan relawan yang merasa paling berjasa untuk memenangkan Jokowi.

Hanya entah kenapa, saya mulai mengerti sifat Jokowi. Semakin dia didesak untuk memilih seseorang, orang itu pasti tidak dipilihnya. Jokowi seperti membangun sistem alarm dalam keputusannya, bahwa semakin orang itu dipromokan berlebihan, pasti ada udang dibalik bakwan.

Jadi lapar.

Satu yang pasti, Jokowi mencari pekerja, bukan aktor atau artis yang cuman mejeng di depan kamera. Apalagi yang ketika sudah jadi Menteri, malah sibuk cari muka. Kerjanya nol, tapi sibuk bermain kata-kata. Ya akhirnya dipecat deh..

Hmm.. jadi inget siapa yaa..

Tapi dari kabar orang yang saya percaya, ada beberapa Menteri muda yang Jokowi serius untuk mencobanya. Kenapa ? Karena dia ingin anak muda punya peran dalam politik. Jokowi adalah pengagum Soekarno dan penerusnya. Seperti kata Soekarno, “beri saya 10 pemuda, maka akan saya guncang dunia..”

Siapa kira-kira calon Menteri Muda yang menarik hati Jokowi ?

Yang pertama adalah Nadiem Makarim. Pendiri aplikasi Gojek ini sudah terbukti berhasil mengorganisasi sebuah perusahaan menjadi perusahaan internasional. Ini bekal berharga buat Jokowi, karena ada rekam jejak prestasi. Siapa gak kenal Nadiem ?

Masalahnya cuman satu, Nadiem mau apa gak ? Karena swasta dan birokrasi itu jenis binatang berbeda. Nadiem bisa empot2an kepalanya ketika memimpin ribuan pegawai BUMN yang sebagian dari mereka isi kepalanya cuman gaji ke 13 doang.

Yang kedua, Emil Dardak. Wagub Jatim ini menarik hati Jokowi karena pintar. Emil waktu usia 17 tahun sudah dapat gelar diploma di Australia. S2 dan S3nya di Jepang. Dan pada usia 31 tahun dia sudah menjadi Bupati Trenggalek. Matang deh, pokoknya..

Yang ketiga adalah salah satu dari dua Srikandi dari partai Solidaritas Indonesia, Grace Natalie atau Tsamara Amani Alatas. Jokowi kagum dengan kegigihan mereka yang masih muda, tapi mampu membangun partai baru. Bangun partai dengan ribuan kader di seluruh pelosok Indonesia itu bukan kaleng kaleng..

Yang ke empat, ini yang saya kaget juga. Putri Tanjung, anaknya Chairul Tanjung. Jokowi kesengsem dengan Putri, karena masih muda sudah berani membangun usaha sendiri tanpa bantuan orang tuanya yang kaya raya. Dan berhasil lagi..

Dan saya dengar juga, Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY dan Angela Tanoesodibyo, tidak masuk dalam radar Jokowi. Ya, kita pasti tahu alasannya. Kedua orang muda ini besar karena campur tangan bapaknya, bukan karena kemampuannya.

Nanti kalau jadi Menteri, bapaknya ikut-ikutan ambil keputusan lagi. Kacau kan ?

Yang mana yang Jokowi pilih ? Itu tentu keputusan dia sendiri. Jokowi bukan orang yang bisa disuruh-suruh untuk milih si ini si itu. Dan biasanya keputusan dia pasti kontroversial. Seperti dulu waktu dia milih bu Susi, dengan gaya yang gak umum sebagai pejabat, tapi prestasinya luar biasa.

Oke, kita nonton siapa yang dipilih Jokowi untuk menjadi Menteri mudanya. Yang pasti bukan Ferdinan Hutahaean. Dia sudah gak muda, dan lagian suka pake sempak merah.

Seruput kopinya..

Komentar